Ebook Gratis yang menarik sekali isinya:
"Bagaimana Anda Bisa Mendapatkan Keuntungan Sedikitnya Rp. 500.000,- setiap hari dengan hanya Menjual APAPUN IDE, HOBI Atau Keahlian Anda Tanpa Pernah DITOLAK Melalui Media INTERNET"
Gratis download di http://www.onlinesalesmagic.com/
Story about me, my family, my businesses, my investments, my interests, and some good articles
Friday, May 23, 2008
Monday, May 12, 2008
My First Stock Buying in July 2000
Saya membeli saham pertama saya bulan Juli 2000, waktu itu saya beli saham telkom (TLKM), dan minggu depan sudah untung 11%, dan karena gak ada yang kasih tau untuk jual untuk ambil profit akhirnya saya malah rugi 8%. Tapi saya belajar satu hal yang namanya "gak boleh serakah".
Waktu saham naik saya merasa sangat percaya diri dan mulai menambah lot sampai kemudian saham mulai turun tetapi dengan masih percaya diri yakin bahwa nanti akan naik lagi tapi kenyataannya malah turun terus sampai akhirnya frustasi dan jual dengan loss 8% dan kapok main saham lagi :)
Tapi untungnya saya gak cairkan deposit uang saya di sekuritas sehingga saya kemudian tertarik untuk mencoba lagi. Hal berikutnya yang saya lakukan adalah memborong buku tentang saham yang saya kira bagus di gramedia, kalo gak salah waktu itu habis 800an ribu, dan baca terus di rumah dan di bis (waktu itu saya masih jadi karyawan dan naik bis pula karena uangnya buat main saham, untungnya masih single jadi gak ada yang marah uang saya dihabiskan buat apapun). Saya nongkrong warnet beberapa malam berturut-turut baca semua info tentang saham yang saya temukan di internet, belajar analisa fundamental, analisa teknikal, elliot wave, candle stick, dll sampai saya ketemu web yang namanya mainsaham.com. Situs mainsaham.com adalah forum para trader, penjudi, dan investor saham tapi kebanyakan tradernya, saya belum cek apakah situs ini masih ada atau tidak tetapi saya bertemu dengan banyak orang yang punya ketertarikan yang sama soal investasi saham dan masih berhubungan baik sampai sekarang. Karena forum mainsaham.com sudah mulai ditunggangi oleh kepentingan institusi besar (kalo gak mau dibilang bandar), akhirnya beberapa trader berinisiatif membangun forum baru yang ingin lebih bersih bernama klubsaham.com.
Saya menyarankan action members yang serius belajar saham untuk mendaftar dan mengunjungi www.klubsaham.com terutama bagian Knowledge untuk meningkatkan IQ Saham Anda :)
Akhir2 ini kadang agak sulit membuka www.klubsaham.com karena bandwidth-nya sudah mulai gak cukup lagi. Untuk diketahui, forum klubsaham bukan profit oriented tapi biaya operasionalnya ditanggung oleh para founder dan para dermawan. Jadi kalo Anda merasa telah mendapat manfaat dari forum tersebut, boleh lah sisihkan keuntungan Anda dari saham untuk klubsaham.com :)
Hari ini saya bermain sudah sangat berbeda sekali dengan 8 tahun lalu, salah satunya adalah saya gak main di bluechip lagi seperti saham telkom, indosat, inco, bank mandiri, bumi, astra internasional, semen gresik, dll. Bukan karena saya gak suka main bluechip stock, tapi potensi profitnya kurang dahsyat dibanding saham level 2, level 3 atau level 7 kalo berani, padahal cara analisanya semua sama cuma beli saham blue chip itu relatif lebih aman untuk kantong dan jantung Anda karena pergerakan harganya cukup enak dilihat, bayangkan kalau beli saham level 7 yang harganya cuma 50 perak dengan saham beredar cuma 100 juta maka naik/turun 5 perak aja sudah untung/rugi 10% dan karena kapitalisasinya cuma 5 milyar, cukup mudah untuk bandar yang punya duit banyak memanipulasi pergerakan saham ini untuk mencari untung minimal 100% dengan waktu singkat, tapi kalo kita tau caranya kita malah bisa ikut untung dengan si bandar ini, ingat salah satu kuncinya adalah yang saya sebut di atas yaitu "gak boleh serakah".
Hari ini saya lebih paham dengan investasi saham sebenarnya, seperti Mr. Warren Buffet bilang, "saya membeli saham bukan untuk dijual" dan "time horizon rata-rata saya memiliki suatu saham adalah tak terhingga alias gak pernah niat untuk dijual" sehingga saya gak menghabiskan waktu seharian di depan monitor trading lagi :) Tapi kalo ada saham yang sesuai dengan kriteria saya untuk trading ya saya trading juga :)
Ada 5 keterampilan/skills yang dibutuhkan untuk menjadi master saham atau sophicticated stock investor, yaitu:
1. Keterampilan mencari/menemukan saham yang sesuai kriteria kita
2. Keterampilan analisa fundamental (value)
3. Keterampilan analisa teknikal
4. Keterampilan untuk membaca pasar
5. Keterampilan membaca pergerakan uang besar atau sektor
Insya Allah kapan-kapan saya tulis/terangkan mengenai keterampilan tsb satu-satu.
Tapi semua keterampilan di atas menjadi mandul dan tidak berguna kalau keterampilan yang satu ini tidak Anda bisa lakukan. Keterampilan utama ini adalah keterampilan mencari informasi. Information is a key. Cari informasi dimanapun, dari teman investor, internet, broker, koran, majalah, emiten, dll.
Segitu dulu, mudah-mudahan bermanfaat.
Waktu saham naik saya merasa sangat percaya diri dan mulai menambah lot sampai kemudian saham mulai turun tetapi dengan masih percaya diri yakin bahwa nanti akan naik lagi tapi kenyataannya malah turun terus sampai akhirnya frustasi dan jual dengan loss 8% dan kapok main saham lagi :)
Tapi untungnya saya gak cairkan deposit uang saya di sekuritas sehingga saya kemudian tertarik untuk mencoba lagi. Hal berikutnya yang saya lakukan adalah memborong buku tentang saham yang saya kira bagus di gramedia, kalo gak salah waktu itu habis 800an ribu, dan baca terus di rumah dan di bis (waktu itu saya masih jadi karyawan dan naik bis pula karena uangnya buat main saham, untungnya masih single jadi gak ada yang marah uang saya dihabiskan buat apapun). Saya nongkrong warnet beberapa malam berturut-turut baca semua info tentang saham yang saya temukan di internet, belajar analisa fundamental, analisa teknikal, elliot wave, candle stick, dll sampai saya ketemu web yang namanya mainsaham.com. Situs mainsaham.com adalah forum para trader, penjudi, dan investor saham tapi kebanyakan tradernya, saya belum cek apakah situs ini masih ada atau tidak tetapi saya bertemu dengan banyak orang yang punya ketertarikan yang sama soal investasi saham dan masih berhubungan baik sampai sekarang. Karena forum mainsaham.com sudah mulai ditunggangi oleh kepentingan institusi besar (kalo gak mau dibilang bandar), akhirnya beberapa trader berinisiatif membangun forum baru yang ingin lebih bersih bernama klubsaham.com.
Saya menyarankan action members yang serius belajar saham untuk mendaftar dan mengunjungi www.klubsaham.com terutama bagian Knowledge untuk meningkatkan IQ Saham Anda :)
Akhir2 ini kadang agak sulit membuka www.klubsaham.com karena bandwidth-nya sudah mulai gak cukup lagi. Untuk diketahui, forum klubsaham bukan profit oriented tapi biaya operasionalnya ditanggung oleh para founder dan para dermawan. Jadi kalo Anda merasa telah mendapat manfaat dari forum tersebut, boleh lah sisihkan keuntungan Anda dari saham untuk klubsaham.com :)
Hari ini saya bermain sudah sangat berbeda sekali dengan 8 tahun lalu, salah satunya adalah saya gak main di bluechip lagi seperti saham telkom, indosat, inco, bank mandiri, bumi, astra internasional, semen gresik, dll. Bukan karena saya gak suka main bluechip stock, tapi potensi profitnya kurang dahsyat dibanding saham level 2, level 3 atau level 7 kalo berani, padahal cara analisanya semua sama cuma beli saham blue chip itu relatif lebih aman untuk kantong dan jantung Anda karena pergerakan harganya cukup enak dilihat, bayangkan kalau beli saham level 7 yang harganya cuma 50 perak dengan saham beredar cuma 100 juta maka naik/turun 5 perak aja sudah untung/rugi 10% dan karena kapitalisasinya cuma 5 milyar, cukup mudah untuk bandar yang punya duit banyak memanipulasi pergerakan saham ini untuk mencari untung minimal 100% dengan waktu singkat, tapi kalo kita tau caranya kita malah bisa ikut untung dengan si bandar ini, ingat salah satu kuncinya adalah yang saya sebut di atas yaitu "gak boleh serakah".
Hari ini saya lebih paham dengan investasi saham sebenarnya, seperti Mr. Warren Buffet bilang, "saya membeli saham bukan untuk dijual" dan "time horizon rata-rata saya memiliki suatu saham adalah tak terhingga alias gak pernah niat untuk dijual" sehingga saya gak menghabiskan waktu seharian di depan monitor trading lagi :) Tapi kalo ada saham yang sesuai dengan kriteria saya untuk trading ya saya trading juga :)
Ada 5 keterampilan/skills yang dibutuhkan untuk menjadi master saham atau sophicticated stock investor, yaitu:
1. Keterampilan mencari/menemukan saham yang sesuai kriteria kita
2. Keterampilan analisa fundamental (value)
3. Keterampilan analisa teknikal
4. Keterampilan untuk membaca pasar
5. Keterampilan membaca pergerakan uang besar atau sektor
Insya Allah kapan-kapan saya tulis/terangkan mengenai keterampilan tsb satu-satu.
Tapi semua keterampilan di atas menjadi mandul dan tidak berguna kalau keterampilan yang satu ini tidak Anda bisa lakukan. Keterampilan utama ini adalah keterampilan mencari informasi. Information is a key. Cari informasi dimanapun, dari teman investor, internet, broker, koran, majalah, emiten, dll.
Segitu dulu, mudah-mudahan bermanfaat.
Friday, May 09, 2008
Analisa Trend Saham BEJ per 5 Mei 2008
Untuk yang baru mau masuk ke BEJ, ada baiknya buka link ini
http://finance.yahoo.com/q/ta?s=%5EJKSE&t=1y&l=on&z=l&q=c&p=b,m10,m50,m200&a=m26-12-9&c=
Ini adalah chart IHSG (Index Harga Saham Gabungan) BEJ (Bursa Efek Jakarta) / JKSE (Jakarta Stock Exchange) yang saya ambil di yahoo kemarin. Perhatikan garis oranye dan garis kuning. Pada agenda di sebelah kiri atas, garis oranye adalah 50 day MA (Moving Average) atau garis rata-rata pergerakan saham dihitung berdasarkan data 50 hari trading sebelumnya, kami menyebutnya MA Menengah, garis kuning adalah 200 day MA yang kami sebut MA Jangka Panjang. Kalau garis ini arahnya ke atas berarti trend naik/rata-rata saham naik, mendatar berarti trend sideway/rata-rata saham harganya gak banyak berubah, ke bawah berarti trend turun/rata-rata saham harganya turun.
Perhatikan bahwa pada awal Mei 2008, garis orange memotong garis kuning ke arah bawah menunjukkan bahwa secara jangka panjang trend sudah dikonfirmasi akan bearish atau rata-rata pergerakan sahamnya akan turun, dan lihatlah garis kuning sudah mulai berubah arah (ujung atas parabola terbalik) yang merupakan indikasi sewaktu-waktu harga-harga saham bisa jadi akan rontok. Pada awal April 2008, ada usaha index untuk memotong kembali MA-200 untuk berusaha kembali ke atas garis MA-200 (pengen tetep up trend/bulish) tapi gagal dan kembali ke bawah lagi menunjukkan bahwa MA-200 agaknya cukup kuat mengkonfirmasi pembalikan trend menjadi bearish/turun/ down trend.
Perhatikan juga kesaktian garis MA-200 atau 200 days MA sebelumnya dalam menahan usaha turunnya index dan perubahan trend.
Trend saham / trend index adalah seperti arus sungai, ketika kita misalnya loncat masuk ke sungai yang arusnya sangat deras, lebih baik kita membiarkan diri kita diseret arus terlebih dahulu sambil waspada ke depan dan menunggu saat arus tidak terlalu kuat sehingga bisa berenang ke tepi, kalau saat loncat masuk ke arus deras dan kita malah berenang melawan arus sambil berusaha ke tepi sungai, seringkali arus lebih kuat dan kita kehabisan tenaga sebelum mencapai tepi dan akhirnya bisa tenggelam. Yang pernah rafting pasti tahu hal ini. Jadi sebaiknya, ikutilah arus alias ikutilah trend, atau kemungkinan besar akan tenggelam.
Trend turun jangka panjang sudah dikonfirmasi (perlambatan ekonomi US jg sudah dikonfirmasi), berarti kita harusnya sudah tahu bahwa rata-rata harga saham akan turun dalam waktu yang cukup lama sampai pola seperti ini terjadi dalam bentuk kebalikan / pembalikan arah.
Walau demikian, menurut pengalaman kami, ada kemungkinan index akan sedikit naik saat pengumuman jadi / tidaknya kenaikan bbm (yang sebetulnya sudah dipastikan jadi, lha wong defisit APBN karena subsidi BBM sudah 100 trilyun), tapi hanya pergerakan naik sesaat saja. Lihat indikator MACD, grafik di bawah, kalo bentuknya seperti itu biasanya akan ada kenaikan tetapi kuat tidaknya kenaikan harus melihat indikator lain dan saya cukup yakin tidak akan kuat.
Apa yang biasanya dilakukan investor saham saat bearish?
1. Keluar dari market, pergi berlibur / kerjakan hal lain sambil tetap cek maksimal 1 minggu sekali
2. Trading saham (day trading, lebih cenderung short sell)
3. Trading option (jual call, beli put)
Yang dilarang adalah main margin, dan sebaiknya hindari saham blue chip karena terpengaruh sangat kuat dengan index.
Mau tahu saya pilih mana?
Saya ambil pilihan no 1, pesta kelihatannya sudah usai tapi mungkin sekali2 saya akan iseng ambil recehan :)
Karena inflasi mau naik lagi sekitar 2,1% gara-gara BBM mau naik sekitar 30%, biasanya saham pertambangan, agro, dan yang berorientasi export masih bisa naik, apalagi kalau memang krisis pangan betul-betul sudah usai.
Oh ya, boleh lupakan apa yang saya tulis di atas kalau rencana investasi anda di saham memiliki time horizon / jangka waktu di atas 3 tahun gak dipikirin, asal pastikan saham yang anda pilih memiliki fundamental yang bagus dan kalau mau jadilah value investor seperti opa Buffet.
Semoga bermanfaat,
Wassalam,
Ferdi Ramdhon
http://finance.yahoo.com/q/ta?s=%5EJKSE&t=1y&l=on&z=l&q=c&p=b,m10,m50,m200&a=m26-12-9&c=
Ini adalah chart IHSG (Index Harga Saham Gabungan) BEJ (Bursa Efek Jakarta) / JKSE (Jakarta Stock Exchange) yang saya ambil di yahoo kemarin. Perhatikan garis oranye dan garis kuning. Pada agenda di sebelah kiri atas, garis oranye adalah 50 day MA (Moving Average) atau garis rata-rata pergerakan saham dihitung berdasarkan data 50 hari trading sebelumnya, kami menyebutnya MA Menengah, garis kuning adalah 200 day MA yang kami sebut MA Jangka Panjang. Kalau garis ini arahnya ke atas berarti trend naik/rata-rata saham naik, mendatar berarti trend sideway/rata-rata saham harganya gak banyak berubah, ke bawah berarti trend turun/rata-rata saham harganya turun.
Perhatikan bahwa pada awal Mei 2008, garis orange memotong garis kuning ke arah bawah menunjukkan bahwa secara jangka panjang trend sudah dikonfirmasi akan bearish atau rata-rata pergerakan sahamnya akan turun, dan lihatlah garis kuning sudah mulai berubah arah (ujung atas parabola terbalik) yang merupakan indikasi sewaktu-waktu harga-harga saham bisa jadi akan rontok. Pada awal April 2008, ada usaha index untuk memotong kembali MA-200 untuk berusaha kembali ke atas garis MA-200 (pengen tetep up trend/bulish) tapi gagal dan kembali ke bawah lagi menunjukkan bahwa MA-200 agaknya cukup kuat mengkonfirmasi pembalikan trend menjadi bearish/turun/ down trend.
Perhatikan juga kesaktian garis MA-200 atau 200 days MA sebelumnya dalam menahan usaha turunnya index dan perubahan trend.
Trend saham / trend index adalah seperti arus sungai, ketika kita misalnya loncat masuk ke sungai yang arusnya sangat deras, lebih baik kita membiarkan diri kita diseret arus terlebih dahulu sambil waspada ke depan dan menunggu saat arus tidak terlalu kuat sehingga bisa berenang ke tepi, kalau saat loncat masuk ke arus deras dan kita malah berenang melawan arus sambil berusaha ke tepi sungai, seringkali arus lebih kuat dan kita kehabisan tenaga sebelum mencapai tepi dan akhirnya bisa tenggelam. Yang pernah rafting pasti tahu hal ini. Jadi sebaiknya, ikutilah arus alias ikutilah trend, atau kemungkinan besar akan tenggelam.
Trend turun jangka panjang sudah dikonfirmasi (perlambatan ekonomi US jg sudah dikonfirmasi), berarti kita harusnya sudah tahu bahwa rata-rata harga saham akan turun dalam waktu yang cukup lama sampai pola seperti ini terjadi dalam bentuk kebalikan / pembalikan arah.
Walau demikian, menurut pengalaman kami, ada kemungkinan index akan sedikit naik saat pengumuman jadi / tidaknya kenaikan bbm (yang sebetulnya sudah dipastikan jadi, lha wong defisit APBN karena subsidi BBM sudah 100 trilyun), tapi hanya pergerakan naik sesaat saja. Lihat indikator MACD, grafik di bawah, kalo bentuknya seperti itu biasanya akan ada kenaikan tetapi kuat tidaknya kenaikan harus melihat indikator lain dan saya cukup yakin tidak akan kuat.
Apa yang biasanya dilakukan investor saham saat bearish?
1. Keluar dari market, pergi berlibur / kerjakan hal lain sambil tetap cek maksimal 1 minggu sekali
2. Trading saham (day trading, lebih cenderung short sell)
3. Trading option (jual call, beli put)
Yang dilarang adalah main margin, dan sebaiknya hindari saham blue chip karena terpengaruh sangat kuat dengan index.
Mau tahu saya pilih mana?
Saya ambil pilihan no 1, pesta kelihatannya sudah usai tapi mungkin sekali2 saya akan iseng ambil recehan :)
Karena inflasi mau naik lagi sekitar 2,1% gara-gara BBM mau naik sekitar 30%, biasanya saham pertambangan, agro, dan yang berorientasi export masih bisa naik, apalagi kalau memang krisis pangan betul-betul sudah usai.
Oh ya, boleh lupakan apa yang saya tulis di atas kalau rencana investasi anda di saham memiliki time horizon / jangka waktu di atas 3 tahun gak dipikirin, asal pastikan saham yang anda pilih memiliki fundamental yang bagus dan kalau mau jadilah value investor seperti opa Buffet.
Semoga bermanfaat,
Wassalam,
Ferdi Ramdhon
Subscribe to:
Posts (Atom)